• Tentang Pondok Pesantren Alkhoirot

    Pondok Pesantren Al-Khoirot (Alkhoirot) Karangsuko Pagelaran adalah Pondok Pesantren yang sejak lama mempunyai misi untuk mendidik dan mengembangkan pengetahuan santri di bidang ilmu agama, hal ini berlangsung sejak di dirikan sampai pada saat ini. Seiring dengan perkembangan zaman, terdapat tuntutan dari masyarakat untuk menyelenggarakan pendidikan formal yang alumnusnya diakui oleh pemerintah dan dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

  • Madrasah Diniyah Kalahkan Perguruan Tinggi

    Madrasah diniyah di beberapa tempat ternyata hasilnya cukup baik. Karena dibina oleh orang-orang yang ikhlas, dan sifatnya tidak terlalu formal- para santrinya tidak sebatas mengejar ijazah atau sertifikat, maka menurut informasi dari beberapa sumber, tidak sedikit santri madrasah diniyah mampu memahami kitab kuning. Padahal sementara itu, lulusan perguruan tinggi agama Islam, belum tentu mampu.

  • Sistem Pengajaran Sorogan dan Wetonan

    Pendidikan pesantren memiliki dua sistem pengajaran, yaitu sistem sorogan, yang sering disebut sistem individual, dan sistem bandongan atau wetonan yang sering disebut kolektif. Dengan cara sistem sorogan tersebut, setiap murid mendapat kesempatan untuk belajar secara langsung dari kyai atau pembantu kyai.

  • Profil Pengasuh Ponpes Alkhoirot

    Pengasuh pertama Pondok Pesantren Al-Khoirot (PPA) adalah KH. Syuhud Zayyadi. Setelah beliau wafat pada tahun 1993, pimpinan pesantren dipegang secara kolektif oleh putra putri dan menantu beliau di bawah nama Dewan Pengasuh. Dewan Pengasuh terbagi menjadi Dewan Pengasuh Harian dan Dewan Pengasuh Konsultatif. Dewan Pengasuh harian adalah para pimpinan pesantren yang secara fisikal berada di lingkungan PPA dan terlibat langsung dalam urusan keseharian pesantren ...

  • Tentang Madrasah Diniyah

    Salah satu kekhasan pendidikan di Indonesia adalah adanya lembaga pendidikan pesantren. Secara historis, pesantren telah ada dalam waktu yang relatif lama. Sistem pendidikan pesantren telah ada semenjak para walisongo menyebarkan Islam di Indonesia. Seluruh walisongo memiliki pesantrennya sendiri-sendiri. Pesantren adalah institusi pertama di Nusantara yang mengembangkan pendidikan madrasah diniyah.

Tentang Kami

Madrasah Diniyah adalah sekilah yang umumnya berada di dalam lingkungan pesantren dan saat ini populer dengan sebutan Madin. Kurikulum madin mayoritas terdiri dari ilmu agama meliputi ilmu fiqh, grammatika bahasa Arab dan ilmu kalam (teologi) Selengkapnya

Visi Misi Madrasah Diniyah

Menciptakan generasi intelektual Islam yang memdalami keislaman langsung dari sumbernya yang asli dalam bahasa Arab yaitu Al Qur'an, Hadits dan pendapat para ulama salaf dan khalaf. Bukan melalui buku-buku terjemahan. Selengkapnya

Hubungi Kami

Alamat kontak surat menyurat dan pertanyaan pada Madrasah Diniyah Al-Khoirot Pondok Pesantren Al-Khoirot dapat melalui alamat-alamat berikut: Alamat Pos Madrasah Diniyah Al-Khoirot Jl. KH. Syuhud Zayyadi 01 Karangsuko Selengkapnya

13 Juni 2011

Ujian Diniyah Al-Khoirot Digelar Malam Kamis Mendatang

Posted by Madrasah Diniyah On 16.23 No comments

Oleh: Moch. Sholehuddin
Santri PP. Al-Khoirot

Hari demi hari, waktu demi waktu telah dilalui bersama, sehingga sampailah pada momen yang sangat ditunggu-tunggu, “Ujian Madrasah Diniyah” yang aka  dilaksanakan malam kamis mendatang di gedung Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Al-Khoirot


Ujian ini dilaksanakan setelah ujian semester akhir sekolah formal MTs dan MA Al-khoirot, agar nanti tahun ajaran barunya bisa singkron dan dibersamakan. Karena kalau tidak demikian akan terjadi ketidak seimbangan antara Diniyah, MTs dan MA-nya. Nah untuk mengantisipasi adanya hal itu, Pengasuh serta Dewan Pengasuh berinisiatif membarengkan ujian antara Diniyah, Tsanawiyah dan Aliyah.

Mengenai persiapan untuk Ujian Diniyah ini sangat matang dan bagus, kerjasama antar panitia juga sangat baik. Untuk panitia Ujian Akhir Diniyah ini adalah anak-anak dari Wustha II yang dipimpin langsung oleh oleh Wakil Kepala Sekolah Gus Ahmad Faishol. Ini berbeda dengan ujian yang telah lampau yang mana kala itu masih dipanitiai oleh Para Asatidz. Teman-teman dari Wustha II sangat sibuk untuk menyiapkan semua kebutuhan yang dibutuhkan di Ujian ini, mulai dari menyiapkan papan pengumuman, soal, bayanat, ID peserta ujian, nomor ujian, jadwal ujian, jadwal pengawas, penataan bangku hingga konsumsi. Namun dengan kerjasama mereka yang baik, semua itu telah selesai mereka laksanakan dengan baik pula.

Adapun para Asatidz ditugaskan untuk mengawas ujian menurut jadwal masing-masing sesuai dengan jadwal yang disiapkan oleh panitia. Sesuai dengan hasil Musyawaroh petugas diniyah yang dihadiri Wakil Kepala Sekolah, bahwa pengawas tidak boleh sedikit pun toleran pada siswa, bagi siswa yang nyontek pengawas harus tegas untuk mengeluarkan siswa tersebut. Jadi ketika masuk kelas, siswa memang harus sangat siap mengikuti ujian.

Setelah kegiatan ujian ini selesai, akan diadakan lomba-lomba hingga sampai pada acara Haflatul Imtihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Juni mendatang, sekaligus pembagian raport Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah Al-Khoirot.

0 komentar:

Posting Komentar